11 Nov 2013

berjuang untuk masa depan


bekerja selama 3 tahun tanpa hasil
tabunganku telah habis untuk membayar hutang, bukan barang yang ku beli tapi kesalahan yang kulakukan

tahun itu adalah tahun terburuk yang pernah aku terima selama beberapa tahun ini
hasil 3 tahun ku bekerja harus aku relakan

sekarang saat ku merencanakan masa depan, aku harus membangun dari awal, tapi aku kembali lagi harus berjuang sendirian
bekerja membantu usaha orantua adalah keputusanku untuk membuat kehidupan yang indah di surga
hal ini juga yang membuatku harus berusaha keras mencari tambahan untuk biaya menikah
sesulit inikah hidupku, seberat inikah bebanku...

terkadang aku merasa iri, saat teman2ku sudah berbahagia menikmati jerih payahnya dg gadget terbaru, liburan keliling dunia ataupun menikah sesuai dg impian mereka..tapi aku masih berjuang untuk mencari semua itu

sepertinya Allah lebih menuntunku untuk membahagiakan orangtuaku daripada membahagiakan diri sendiri
meneruskan usaha orangtua..membahagiakan mereka dengan hasil yang didapat sesuai bimbingan mereka..selalu melihat mereka berdua tersenyum bahagia bersama orang2 yang dicintai..walaupun aku tidak membanggakan mereka krn belum bias mewujudkan impian mereka, setidaknya aku sudah berusaha melakukan yang terbaik semampuku

merawat mereka agar tetap sehat adalah hal yang paling bahagia yang pernah kulakukan karena aku gak punya apapun untuk membayar bakti mereka selama aku kecil hingga aku menikah nanti

dear Allah..jika nanti aku telah menikah, ingatkan aku selalu untuk tetap merawat meraka walaupun jauh..walaupun jarang..aku tetap bersama mereka karena mereka selalu mencintaiku & memperhatikanku dalam keadaan apapun

dear Allah..bolehkah aku selalu diberikan kebahagaiaan?

komunikasi tak berarti untukmu

semua telah direncanakan
semua dalam proses persiapan
2 bulan lagi untuk lamaran
5 bulan lagi untuk pernikahan

untukku..semua rencana ini masih tanda tanya, apakah benar harus berlanjut atau berhenti saja?
aku merasa lelah, setiap aku berharap banyak,, saat itu juga harapan itu pupus

"tanpa komunikasi"
itulha yang terjadi, yang memupuskan semua harapanku
semua dianggapnya mudah, semua dianggapnya hal kecil..tak ada masalah..

air mata ini, entah sampai kapan akan terus mengalir
berapa pun banyak aku mencoba menghubungi..tak ada respon
hanya Allah yang tahu bagaimana rasa hati ini

hal yang paling menyakitkan adalah, saat gak ada satu pun orang yang dapat aku ajak bicara
hati kecil ini selalu menangis..air mata sudah tak tertahankan..

hati ini berkata, mama..maafin ya..doakan aku kuat..aku ingin sekali berbagi denganmu tapi aku gak sanggup mengatakannya
mama..doakan pilihan anakmu ini
doakan bahwa dia dapat membahagiakan anakmu

dear Allah..pendosa ini memang seharusnya menerima cobaanMu ya ?
maafkan hambaMu ya Allah ya Robb..

berikan kami petunjuk

ketika pilihan menjadi sebuah dilema

masih menanti..masih berharap..
jika memang ini yang terbaik, dear allah..berikan kami petunjukmu agar selalu bisa berjalan di sisiMu

semua hanya titipanMu..